ASIAN BRAIN V.4

 

 

PROVIDER TELEKOMUNIKASI INDONESIA SUCKS …!!!

Nampaknya judul diatas cukup  sopan untuk menggambarkan kualitas para provider telekomunikasi Indonesia. Sengaja atau tidak sengaja, mereka sering sekali membohongi, mengecewakan, bahkan menipu para konsumen yg berjasa membuat mereka bertambah kaya. Apa yg dijanjikan dan dipromosikan sering kali menjebak, bila tidak hanya bersifat sementara dengan segudang syarat-syarat.

Sebut saja Telkomsel dengan Telkom Flashnya. Semua orang yg tertarik dan sudah mencoba layanan internet unlimited dari Telkomsel ini, pasti mengeluh, mungkin jg kesal, atau mungkin marah. Telkomsel dengan Telkom Flash-nya tau benar bagaimana membuat para konsumennya marah dan mengucapkan kata-kata mutiara yg indah (“kata-kata mutiara” itu bisa kamu lihat dengan mudah di internet)

Telkomflash
Telkomsel Flash unlimited yang 125 ribu saat ini fair usagenya hanya 500 m.  Setelah awalnya 3 gb, lalu diturunkan jadi 2 gb, lha sekarang kok malah 500 mb. Jadi setelah memakai 500 mb kecepatannya dari 256 kbps akan diturunkan jadi 64 kbps. Cape deh…..

Ngga mao kalah dengan Telkomsel, Indosat juga sering bikin kesel. Salah satunya tentang pulsa internet/gprs. Dulu sewaktu promosi tarifnya berdasarkan time based, kita bisa internetan sepuasnya dengan pulsa gprs 5000 seharga Rp6000 selama 4 jam 10 menit. Baru juga buat artikel lhaaa…. penyakit lama para provider ini muncul lagi, gak ada tuh internetan sepuasnya lagi, perhitungan tarif berubah menjadi volume based atau bayar per kb. Duh gregetan deh rasanya. Bikin malu aja. Gak lagi2 deh bikin artikel tentang kelebihan provider telekom Indonesia, cuma obral janji gak mutu.

2 contoh diatas tadi merupakan contoh dari banyaknya janji2 palsu dan kualitas pelayanan yg buruk dari seluruh provider telekomunikasi di Indonesia.

Apa sih susahnya memberikan pelayanan yg baik untuk masyarakat? Kesannya cuma mau mengeruk keuntungan doang. Bukankah lebih baik jika uang promosi yg digunakan untuk menyewa artis2 mahal digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan? Padahal kebutuhan akan internet sudah sangat penting sekarang ini. So sad